Selasa, 30 Desember 2008

evaluasi

.
Catatan Akhir Tahun
.
Setiap peristiwa memberikan kesempatan bagi kita untuk bisa memaknai apapun agar bisa bermanfaat bagi kehidupan sendiri dan orang lain. Kesempatan untuk memaknai, tergantung dari kemampuan masing-masing pihak yang melihat dan merasakannya, inilah yang disebut cara pandang. Kalau dipikir-pikir banyak sekali kejadian yang berlalu lalang hadir dan pergi dalam kehidupan kita. Pada saat yang sama, berlalu lalang pula kesempatan untuk bisa mengambil sebuah inspirasi dari kejadian yang datang. Biasanya semakin bernas sebuah peristiwa itu terjadi, maka semakin luas pula kesempatan orang untuk bisa memaknainya.
..

Sedih dan gembira muncul mengiringi sesal dan tekad yang terhujam dalam dada. Semakin sering peristiwa itu bisa tertangkap, semakin kerap pula sesal dan tekad bergiliran. Pada akhirnya muncullah sebuah kondisi untuk memposisikan diri dalam berbagai hal untuk "lebih baik". Akibatnya, muncullah sebuah perencanaan yang berasal dari kebiasaan munculnya sebuah sebab atau akibatnya dari sebuah sikap. Oleh karenanya penataan diri harus terus dilaksanakan dalam ruang waktu yang dipunya. Momen dan peristiwa dalam banyak kesempatan perlu diciptakan untuk membuat kesadaran diri dan orang lain tercipta. Perbanyak dan tingkatkan frekuensinya dalam kehidupan kita. "Everyday is special moment".

..

Jika hal tersebut dilakanakan, maka tidak ada penyesalan setahun sekali yang hanya bisa kita laksanakan di akhir tahun. Tidak ada lagi penyesalan murid dan siswa yang muncul setelah ia mengetahui betapa buruk nilai raport semester ini. Tidak ada lagi orang terharu biru dengan tanggal spesial yang hanya ia temui setahun sekali dengan diiringi lagu "Happy Birthday". Semakin sedikit para pejabat yang terperanjat akan prestasinya selama lima tahun setelah laporan pertanggungjawabannya disanksikan banyak pihak. Tidak ada lagi penyesalan seorang sarjana untuk memanfaatkan masa indahnya di kampus biru setelah empat tahun menempuh pendidikan. Tidak ada lagi gundah gulana bagi seorang karyawan ketika capaian bulanannya sangat jauh dari standar yang ditetapkan oleh perusahaan.

..

Maka ambillah kesempatan untuk memaknai peristiwa setiap detik, menit, jam dan hari yang kita punyai. Evaluasilah setiap langkah dalam detik, menit, jam dan hari yang kita punyai. Maka yang terjadi adalah dinamisasi diri yang sangat luar biasa. Kita masih bisa berharap di detik berikutnya jika detik ini kita terlepas. Kita masih mempunyai detik berikutnya jika detik ini telah terhempas. Kita masih menatap detik berikutnya jika detik ini telah musnah. Kita masih punya detik, menit, jam dan hari yang terkoreksi di hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar